Menjadi Pengantin (lagi)

Ini foto aku dan ibuku sebelum menghadiri acara baralek (pesta pernikahan) salah satu saudaraku. Aku menjadi pengiring pengantin dan kembali memakai baju pengantin, bedanya tanpa suntiang di kepala.

Aku dan Ibuku

Aku dan Ibuku

Perempuan Minang yang sudah menikah, khususnya yang tinggal di kampung, masih sering menggunakan baju pengantin untuk acara adat. Sekitar sembilan sampai lima belas orang akan menjadi pengiring pengantin ke rumah sanak saudara dalam setiap pernikahan. Repot? Hehe lumayan.

Ibuku sudah lama pensiun jadi pengiring pengantin, dan sekarang giliranku menggantikan Ibu. 😀

Foto ini diikutsertakan dalam GA sehari : Aku dan Ibuku.

Iklan

3 thoughts on “Menjadi Pengantin (lagi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s