Artikel Di Halo Nanda Online

Awalnya sempat sedih karena artikel ini ditolak sebuah media keren. Padahal aku sudah berusaha membuat sebaik mungkin. Akhirnya artikel ini cuma tersimpan manis di folder tanpa bisa berbagi. Saat itulah, Mas Bambang Irwanto menawarkan untuk dikirim ke Halo Nanda Online.

Artikel ini menemukan jodohnya. Aku bisa berbagi dengan seluruh anak Indonesia 😀

YUK, JALAN-JALAN KE GUNUNG

Oleh Novia Erwida

“Ma, temanku mengajak naik di gunung. Apa anak-anak boleh naik gunung, Ma?” tanya Deni.

“Boleh. Tapi sebelum mendaki gunung, Deni harus punya persiapan dulu.” Jawab Mama.

Naik gunung sepertinya asyik. Tapi tidak mudah. Kamu harus didampingi oleh orang dewasa dan membawa perlengkapan.

Banyak hal yang akan kamu temui di gunung. Kira-kira, apa saja ya, yang bisa kita lihat dan rasakan di gunung?

  1. Cuaca yang dingin

Rimbunnya pepohonan membuat udara menjadi sejuk. Daun-daun mengeluarkan oksigen yang menjadikan udara bersih. Posisi gunung yang tinggi juga berpengaruh pada suhu udara. Jadi, kalau mau ke gunung, siapkan jaket tebal, ya. Kalau tidak, kamu akan kedinginan.

  1. Jalan yang berkelok-kelok

Jalan menuju gunung tidak seperti jalan tol yang mulus tanpa hambatan. Kalau kamu ingin mendaki gunung, kamu harus menyiapkan tenaga ekstra karena harus melalui medan yang berat. Kenapa jalannya harus berkelok? Tidak lurus saja sampai ke puncak?

Semua gunung mempunyai jalan yang berkelok untuk mengurangi tanjakan. Kalau ada jalan lurus sampai ke atas, kamu pasti ngos-ngosan mendakinya. Kamu juga bisa menggelinding jatuh ke bawah. Ngeri, ya?

  1. Banyak binatang

Pegunungan adalah tempat tinggal yang nyaman buat hewan. Ada ular, harimau, monyet, tupai dan lain-lain. Jangan khawatir, selama kita menjaga alam, mereka tidak akan mengganggu, kok. Usahakan berkunjung ke gunung pada bagian pemukiman, ya. Karena di situ binatang buas enggan muncul.

  1. Pemandangan yang indah

Apa yang kamu lihat saat kamu berada di lantai 3 rumahmu? Semua terlihat kecil, kan? Begitu juga di gunung. Semua terlihat lebih kecil dari ketinggian. Indah dan menakjubkan. Pandanganmu luas tanpa terhalang apapun. Jangan lupa siapkan kamera. Abadikan kebesaran Tuhan.

  1. Hati-hati ada jurang

Selama mendaki gunung, kamu tak bisa berjalan santai. Karena ada jurang. Kenapa harus ada jurang? Kan kita bisa jatuh?

Permukaan bumi banyak bentuknya. Bentuk tertinggi adalah gunung dengan puncaknya. Lalu ada daratan, seperti tanah yang kita injak. Dan ada lembah dengan permukaan yang dalam. Lembah yang memiliki dinding curam disebut jurang. Fungsinya untuk mengalirkan air. Coba bayangkan, apa jadinya kalau hujan yang turun tidak ditampung oleh jurang? Manusia bisa tenggelam dan tersapu oleh banjir.

  1. Pipi merah

Jangan kaget kalau kamu bertemu anak-anak seumuran kamu dengan pipi merah. Mereka bukan memakai blush on, lho. Tapi itu terjadi karena tekanan udara di pegunungan lebih rendah. Tingginya gunung membuat jauh dari gaya gavitasi bumi. Jadi tubuh mereka menyesuaikan dengan keadaan. Hasilnya, pipi mereka bersemu merah.

  1. Udara yang bersih

Apa jadinya kalau setiap hari kamu menghirup asap kendaraan, polusi dari pabrik, bau rokok dan sebagainya? Bisa sakit. Karena paru-paru kita butuh udara segar.

Kamu bisa mendapatkan udara bersih dengan menanam pohon di pekarangan rumah. Di pegunungan juga banyak pohon. Udaranya lebih sejuk dan bersih. Tak ada polusi di sini. Hiruplah udara pegunungan dalam-dalam, dan keluarkan dari mulut. Segaaaar…!

Persiapan sebelum mendaki gunung:

  1. Badan yang sehat. Pastikan kondisimu fit dan kuat melakukan perjalanan
  2. Memakai pakaian lengkap seperti jaket tebal, celana panjang, kaos kaki, sepatu, topi dan lain-lain.
  3. Bawa makanan seperti biskuit dan minuman. Untuk jaga-jaga kalau lapar di jalan.
  4. Bawa P3K untuk persiapan kalau terluka atau terjadi sesuatu.
  5. Kalau kamu ingin berkemah, bawa lebih banyak makanan dan peralatan kemah.
  6. Kalau kamu punya penyakit tertentu, kunjungi dokter sebelum naik gunung. Obat jangan sampai ketinggalan.
  7. Berdoa.

Di gunung ngapain aja?

  1. Kamu boleh mengambil gambar sepuasmu. Tapi, jangan merusak alam ya. Misalnya mengambil bunga edelweis yang sangat dilindungi. Kalau semua pendaki mengambil bunga itu, lama-lama tak ada edelweiss lagi.
  2. Jangan membuang sampah. Kumpulkan sampah bekas plastik mie instan dan minumanmu dalam kantong kresek, bawa pulang dan buang di tempat sampah.
  3. Jangan membunuh binatang apapun di gunung. Ingat, gunung adalah rumah mereka, dan kamu sebagai tamu di sana.

Semua sudah siap? Mengerti dengan rambu-rambunya? Mari kita berangkat ke gunung. Ingat ya, harus didampingi orang dewasa. Selamat mendaki gunung.

***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s