Jalan-jalan Ke Panorama Bukittinggi

Udah lama nggak apdet blog soal nurul. Sibuk pamer cerpen yang dimuat aja hehehe. Lama-lama blog ini bisa jadi blog pameran. Ish.. Ga mau. Niatnya dulu, aku bikin blog ini buat dokumentasi kegiatan keluarga.

Ceritanya, awal bulan lalu si ayah libur. Jadi kita habiskan waktu buat jalan-jalan. Bulan lalu udah jalan-jalan ke kebun binatang. Tapi fotonya burem. Ya sudahlah, ngepos foto yang cerah saja. Panorama Bukittinggi dengan Ngarai Sinaok, tak kalah cantik, kok.

Ngarai Sianok

Ngarai Sianok

Di balik ngarai Sianok, namanya  gunung Singgalang. Di painggang gunung itu aku mengajar. Jauh yak?

Sekarang ada tempat duduk yang lega buat lihat pemandangan ngarai

Sekarang ada tempat duduk yang lega buat lihat pemandangan ngarai

Nurul suka lari-lari di tempat ini. Kita ke sana bukan pada hari libur, jadi sedikit sepi dan bebas memilih tempat duduk.

Nurul paling suka menghitung gambar burung di bangku ini ^_^

Nurul paling suka menghitung gambar burung di bangku ini ^_^

Tempat duduknya unik. 🙂

Banyak monyetnya. Makanan kami diambil dan langsung dibawa kabur. Hehe.. Udah rejekinya.

Banyak monyetnya. Makanan kami diambil dan langsung dibawa kabur. Hehe.. Udah rejekinya.

Mungkin karena banyak pengunjung yang suka memberi makan monyet, jadi monyet-monyet ini menyangka aku menyodorkan makanan waktu mau mengambil gambar. Monyetnya marah, karena aku tak kunjung memberi kamera. Lalu aku kabur.

Ini gambar ngarai dari balik pagar pembatas

Ini gambar ngarai dari balik pagar pembatas

Lekukan ngarai membelah Kota Bukittinggi. Dulu aku pernah jalan-jalan di sungai itu.

"Kita duduk di sana, ya." kata Nurul

“Kita duduk di sana, ya.” kata Nurul

Sekarang Panorama asyik, ya. Banyak tempat ngaso. Tapi nggak bisa tenang, karena monyet selalu mengintai makanan. Jadinya aku kabur dan tak jadi makan-makan. Mereka main rebut kantong kresek aja.

IMG_20150305_121100

Nurul dan Ayah

Foto dengan latar patung pejuang.

IMG_20150305_121234

Nurul dan Bunda

Ehem, ini aku.

IMG_20150305_122607

Ada penjual lukisan, murah meriah

Awalnya kita tak ada niat beli lukisan. Tapi ternyata cantik juga, dan harganya terjangkau. Sudah dibingkai juga. Nurul ambil lukisan kecil, aku lukisan yang sedang. Mau ambil yang gede, duitnya belum cukup hehe.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s