Yang Sederhana dan Bermakna

Bicara soal khayalan, pasti imajinasi langsung melesat ke atas langit. Muluk-muluk. Mulai dari kantong ajaib, tongkat sihir, kekuatan super, dan lain-lain. Buat anak-anak tentu menyenangkan, bisa berkhayal dan merasa senang saat berkhayal. Karena anak-anak dominan otak kanan, sukanya berimajinasi. Tak peduli khayalan itu bakal jadi kenyataan atau tidak.

Setelah dewasa, otak kiri kita sangat dominan. Mulai melarang hal-hal menyenangkan yang kita lakukan di masa kecil dulu. Padahal hukum Low of Attraction (tarik menarik) itu bekerja. Apa yang kita pikirkan, itu yang akan terjadi. Bukankah Allah mengatakan selalu mengikuti persangkaan hamba-Nya?? Pikirkan sesuatu, positif atau negatif dengan penuh perasaan, maka itulah akan terjadi.

Bolehlah sesekali mencoba menjadi anak-anak kembali. Mengarang beribu khayalan dan merasa senang dengannya. Kupilih satu saja, menjadi orang yang bermanfaat buat banyak orang dalam waktu yang bersamaan. Kok bisa?? Ya bisa lah, ini kan khayalanku :p

Tugas utamaku sekarang bolehlah dikatakan banyak : mengurus anak, mengurus rumah, mengajar, dan menulis. Tapi kadang harus merelakan salah satu hilang, karena mepet dengan jadwal lain. Baiklah, aku pinjam alat Doraemon yang membuatku menjadi 4.

AKU 1 : Tugasnya mengurus anak. Aku bisa bebas bermain dengan Nurul tanpa khawatir pekerjaan lain berantakan.

Sehari sebelum Ultah

Senagnya bermain bersama Nurul

AKU 2 : Tugasnya mengurus rumah. Bersahabat dengan alat-alat kebersihan, cucian, dapur, dsb.

Jemur pakaian bayi :)

Jemur pakaian bayi 🙂

AKU 3 : Tugasnya mengajar. Bisa pergi ke sekolah tanpa terbebani rasa bersalah pada orang tua. (Hiks… Masih nitip-nitip anak ma ortu)

Bu Guru :D

Saat jadi Bu Guru

AKU 4 : Tugasnya menulis dan mengkudeta labil ekonomi rumah tangga. (Ups.. Suamiku baca ga yaaa…? )

Salah satu mesin duit

Salah satu mesin duit

Saatnya bangun dan mimpi. Ada banyak pekerjaan menumpuk. dan tidak bisa dikerjaan bersamaan. Benahi satu persatu. Nikmati menjadi ibu rumah tangga super ribet. Ah sudahlah. Yang penting sudah sempat mengkhayal.

Khayalan ini diikutsertakan dalam Giveaway Khayalanku oleh Cah Kesesi Ayutea

Iklan

6 thoughts on “Yang Sederhana dan Bermakna

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s