Hobi-hobiku

Sangat menyenangkan kalau kita melakukan sesuatu yang sangat kita sukai, dan menghasilkan uang. Sudah pasti kita akan mengerjakan sepenuh hati, dan tak terasa capeknya. Dari kecil aku punya banyak cita-cita, dan setelah dewasa, baru kusadari impianku di masa kecil dulu terwujud.

Dulu saat belajar, aku suka mikir “enak ya jadi guru?” dan aku suka  memperhatikan gerak gerik ibu guru, kesehariannya, gaya bicaranya, semuanya. Dan alhamduillah, sekarang aku sudah jadi guru.

Sebelum ngajar, mejeng dulu di sudut sekolah

Pemandangan Kota Bukittinggi dari ketinggian gunung singgalang

Aku mengajar jauh di pinggang gunung. Kalau mau ngajar, kondisi tubuh dan motor harus fit. Mendaki, melewati jalan berbelok-belok, dan beberapa jalan rusak. Jalannya sempit, belum di aspal. Di kiri kanan bukannya pohon cemara, tapi banyak tumbuhan liar, dan jurang. Kalau tidak biasa bawa motor kesana, bisa gawat. 15 menit naik motor, baru sampai di tujuan. Menemui anak-anak dengan baju seragam yang sudah lusuh, karena mereka harus menempuh perjalanan berat menuju sekolah, penuh keringat.

Bagi orang tua murid yang mempu, mereka bisa mengantar anaknya pakai motor atau ojek. Bagi yang penghasilan pas-pasan, anak-anaknya harus rela berjalan 1 jam menuju sekolah. Sampai di sekolah sepatu sudah kotor kena lumpur melewati pematang sawah dan jalan setapak. Jalanan terbaik hanya coran semen. Salut, melihat semangat mereka untuk belajar.

Selain mengajar, aku sangat suka menjahit. Dan ini juga diawali dari kecil. Dulu suka main ke rumah tukang jahit, minta perca kain. Rasanya perca kain itu adalah harta yang tak ternilai. Ada tempat penyimpanan kain perca khusus, tak boleh diganggu. Bahkan perca yang sangat mini, aku tak tega membuangnya. Mintanya susah sih hehe. Habis dapat perca kain, aku gunting-gunting buat bikin ikat rambut berbagai model. Karena belum punya mesin jahit, aku numpang menjahit ke rumah tetangga.

Setelah dewasa, aku belajar menjahit pakaian. Hasil jahitan perdanaku kurang rapi, tapi aku bangga, hasil karya sendiri. Dan aku dibelikan mesin jahit oleh ayahku. Aku terus berlatih. Lama-kelamaan jahitanku makin halus, dan aku mulai berani menerima pesanan jahitan teman-teman kuliah. Aku berniat, kalau aku punya anak perempuan nanti, akan kubuatkan baju-baju yang bagus. Aku tak tahu, ternyata jadi ibu itu repot. Sudah 9 bulan umur anakku, dan belum satupun baju kujahitkan untuknya.

Baju sederhana

Baju sederhana

Sekarang aku hanya bisa memakai baju beli jadi. Belum bisa jahit lagi. Sibuk ngurus si kecil. Targetku, lebaran tahun ini kita bikin baju kembar. Ibu dan anak. Hasil jahitan Bunda sendiri. Mudah-mudahan, harus sempat.

Selain mengajar dan menjahit, aku juga suka membaca. Dan aku bermimpi suatu saat bisa menjadi penulis. Alhamdulillah, tercapai. Meski hanya beberapa karyaku dimuat, senangnya luar biasa. Impian terbesarku adalah menjadi penulis. Bukan hanya berlega hati melihat karya-karya yang sudah kadaluwarsa. Karya yang muncul bertahun-tahun yang lalu, sementara saat ini belum ada karya baru. Baru belajar nge blog, tulisan-tulisan pendek, di sela-sela mengasuh anak.

Di komen Joni Ariadinata

Di komen Joni Ariadinata

Cerpen pertama dimuat majalah, masih Aliyah.

Cerpen pertama dimuat majalah, masih Aliyah.

Saat ini fokus ke blog dulu. Dan semangatku terpacu dari motivasi seorang sahabat. Mudah-mudahan Allah memberi kemudahan dalam setiap urusannya. Tak perlu malu belajar. Tak ada istilah terlalu tua, yang penting niat.

Ternyata, niat yang kita pasang dari kecil, atau dari hati yang kuat, Insya Allah akan terwujud. Apa yang aku impikan di masa kecil, bisa aku nikmati sekarang. Bukan hanya 3 hal di atas, hampir semua keinginanku di masa kecil, diwujudkan oleh Allah. Alhamdulillah.

Sumber rezeki itu banyak. Dan sebaik-baik pekerjaan adalah yang dilakukan dengan hati. Apapun pekerjaan itu.

Iklan

2 thoughts on “Hobi-hobiku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s